Home / SOSIAL BUDAYA / MELATIH ANAK AGAR MANDIRI

MELATIH ANAK AGAR MANDIRI

Mandiri dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan WJS Poerwadarminta adalah berdiri sendiri. Di sini penulis mengartikan anak yang mandiri adalah anak yang tidak manja, bisa melakukan aktifitas untuk kepentingan diri mereka sendiri sesuai tingkatan umur, seperti makan tanpa disuapi, mencuci baju, membersihkan rumah, ibadah tanpa disuruh, belajar tanpa disuruh, membantu orang tua, dan peduli lingkungan sekitar.

Semua orang tua menginginkan anaknya bisa mandiri, dari mulai ketika kecil bisa mengurus dirinya untuk hal-hal yang mereka bisa lakukan sendiri, ketika menanjak remaja mulai mampu memikirkan apa kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan secara skala prioritas, apalagi setelah mereka memasuki usia dewasa bahkan harus dipaksa agar bisa hidup secara mandiri, orangtua hanya mengarahkan hanya sebagai konsultan kehidupan mereka, karena mereka segera jadi manusia yang harus mengurus segala kebutuhan dan problem hidupnya.

Bagaimana bisa menjadikan / melatih agar anak bisa hidup secara mandiri, jelas tidak bisa instan/tiba-tiba bisa mandiri, pasti dengan waktu yang lama karena ini menyangkut masalah perilaku/behavior. Anak yang sudah terdidik mandiri maka dengan mudah tanpa beban mampu mengurus kebutuhannya. Semua itu bisa dilatih dan diusahakan oleh orang tuanya, antara lain dengan cara :

  1. Semenjak kecil jangan dibiasakan anak selalu dibantu terus menerus dalam melakukan aktifitasnya, berikan arahan jika dia mengalami kesulitan.
  2. Libatkan anak dalam aktifitas orang tua di rumah maupun aktifitas orang tua di luar rumah. Aktifitas di rumah misalkan mencuci, memasak, nyetrika, membersihkan rumah. Aktifitas orang tua di luar rumah meliputi kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan, dan aktifitas bisnis. Ada kesalahan yang sering tidak disadari orang tua yang berdampak anak tidak mandiri yaitu menyerahkan semua kegiatan rumah kepada pembantu rumah tangga, dengan pertimbangan orang tua sibuk yang penting kepentingan di rumah beres, dan anaknya tidak rewel. Tapi kalau anaknya besar dituntut pengertian dan trampil, sementara sejak kecil tidak dilibatkan. Mestinya walaupun ada pembantu, orang tua dan anak harus terlibat dalam aktifitas di rumah.
  3. Dialog

Adakan waktu-waktu tertentu untuk bisa dialog santai dengan anak, ajaklah anak dialog terkait masalah kehidupan sehari-hari yang sedang dihadapi. Jadikan orang tuanya adalah orang yang terdekat dan orang yang paling dipercaya dalam kehidupan anaknya. Jangan sampai justru anak akrabnya/curhatnya dengan orang lain. Kalau kebetulan orang yang diajak curhat kurang baik maka akan menjadi masalah, karena curhat biasanya menyangkut prifasi pribadi dan keluarga.

  1. Berikan Contoh

Contoh ini penting karena manusia juga mempunyai insting untuk meniru baik dalam hal baik maupun hal yang buruk. Maka contoh atau tauladan yang baik mutlak diperlukan untuk anak. Orang tua jangan memberi contoh yang tidak baik, dan jangan sampai orang tua jarkoni / ngajari ra nglakoni. Karena orang yang mengatakan tapi dia sendiri tidak melakukan maka hal ini termasuk perkara yang dibenci oleh Allah (QS Ash Shaf ayat 2-3)

  1. Berikan kepercayaan

Pemberian kepercayaan disini anak kita latih untuk diberi tugas atau amanah yang sesuai kemampuan anak agar dikerjakan / diselesaikan sendiri. Beri anak kesempatan, kepercayaan, dan orang tua harus yakin kalau anaknya mampu.

  1. Pembiasaan

Tanpa dilakukan secara terus menerus maka segala perbuatan baik tak akan langgeng. Perbuatan baik atau buruk bila dilakukan secara terus menerus akan menjadi kebiasaan, selanjutnya menjadi akhlaq. Karena sesungguhnya yang dimaksud dengan akhlaq adalah, perbuatan yang dilakukan tanpa berfikir lagi.

  1. Beri hadiah

Orang tua pasti selalu memberikan sesuatu kepada anak-anaknya. Hal ini akan menjadi bagian dari pendidikan bila pemberian tersebut dijadikan sebagai hadiah atas perbuatan baik yang telah dilakukan anaknya, bukankah Allah sendiri memberikan pahala dan anugerahNya kepada siapa yang berbuat baik? Jangan sampai orang tua senantiasa memberikan sanksi / hukuman bila anaknya melakukan kekeliruan tapi tidak pernah memberikan penghargaan / hadiah bila anaknya melakukan perbuatan baik.

Hidup mandiri bukanlah hanya memberi keuntungan pada kebutuhan ekonomis, tapi lebih dari itu mandiri terkait dengan sikap mental yang tidak mudah tergantung kepada pihak lain termasuk dalam ideologi, itulah yang dinamakan istiqomah. Istiqomah adalah mandiri dalam masalah keimanan atau keyakinan yang tidak mudah di intervensi dan dipengaruhi karena ia sudah mempunyai prinsip yang telah ia mantapkan dalam kurun waktu yang lama, dasar pemikiran dan alasannya juga sudah ia punyai, maka ia tidak akan gampang dipengaruhi dari pihak tertentu apalagi yang datang secara sepintas saja.

Sikap mandiri juga modal utama menjadi orang yang bisa hidup merdeka tak mudah untuk dijajah, karena manusia punya jiwa survival (pertahanan) maka jiwa mandiri itu akan berkembang menjadi sikap mental yang mudah untuk maju. Bangsa yang maju jelas adalah bangsa yang punya sikap mandiri dan merdeka. Iman Syafi`i berkata : jiwaku jiwa merdeka yang menganggap penindasan adalah suatu bentuk kekafiran. Akhiron wallohu a`lam bishshowab.

Penulis : Ummu Nata

Editor : SaifudinMDG

_______________________________________________________

Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan : 081327736138 | Email: saifudinmadugo@yahoo.com

SAIFUDIN-23-1-1024x294

About saifudin

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hii world…, Nama saya Sefudin, Manusia biasa dengan pengalaman biasa-biasa saja. Saya ingin belajar apa saja dari siapa saja. Saya lahir di desa Kebanggaan saya Kedungpuji, Gombong tepatnya tanggal 21 Februari 1985. Saya suka berkawan dengan siapa saja, terutama mereka yang terbiasa dengan kebiasaan aktivitas pendidikan dan sosial. Saya berusaha untuk belajar dari orang lain. Bagi saya semua orang adalah guru saya. Moto hidup saya adalah “Khairunnas Anfa’uhum Linnas” Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaat bagi orang lain. Silahkan berkunjung di Website saya di: www.saifudinmadugo.com | www.saifudincomputer.com | www.servicelaptoppanggilan.com atau blognya di: www.saifudin-madugo.blogspot.co.id Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua… untuk terus selalu memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita. Aamiin. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Regards Sefudin

Check Also

Allah SWT Tidak Membebani Seseorang Diluar Kemampuannya

Allah Yang Maha Agung menghendaki agar dakwah dilakukan dengan seluruh sarana kemanusiaan. Seorang dai wajib …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *