Home / Olah Raga / Sony Tersingkir pada Kualifikasi, Indonesia Hanya Andalkan Tiga Tunggal Putra
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro mengembalikan kok dari pemain Jepang, Kazumasa Sakai di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (12/6/2017). Sony mengalami kekalahan, 13-21, 16-21

Sony Tersingkir pada Kualifikasi, Indonesia Hanya Andalkan Tiga Tunggal Putra

Nasib kurang baik kembali menghinggapi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro. Sejak mengikuti turnamen Malaysia Masters 2017, performa Sony di lapangan pertandingan tidak lagi pernah bagus.

Bahkan, pebulu tangkis yang menyabet medali perunggu Olimpiade Athena 2004 tersebut harus dua kali gagal menembus babak utama suatu turnamen. Pada Indonesia Open 2017, pebulu tangkis berusia 33 tahun tersebut gagal melewati laga pertama babak kualifikasi karena kalah 13-21, 16-21 dari wakil Jepang, Kazumasa Sakai.

Hal yang sama kembali terulang pada Korea Terbuka Superseries 2017. Pada Selasa (12/9/2017), Sony harus memupus asa berlaga pada babak utama kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 600.000 dollar AS (sekitar Rp 7,9 miliar) tersebut karena langsung tersisih dalam babak kualifikasi.

Perjuangan Sony hanya cukup untuk mengalahkan wakil tuan rumah, Ha Young-woong, pada laga pertama kualifikasi. Pada laga kedua, langkah Sony terhenti di tangan atlet Negeri Gingseng lainnya, Lee Dong-keun.

Hasil ini membuat Indonesia kehilangan separuh wakil tunggal putra dalam ajang tersebut. Sebelumnya, Yehezkiel Fritz Mainaky juga urung bertanding.

Kini, Indonesia hanya menyisakan tiga tunggal putra yang siap berlaga pada babak utama yaitu Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto.

Source: kompas.com

Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

About saifudin

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hii world…, Nama saya Sefudin, Manusia biasa dengan pengalaman biasa-biasa saja. Saya ingin belajar apa saja dari siapa saja. Saya lahir di desa Kebanggaan saya Kedungpuji, Gombong tepatnya tanggal 21 Februari 1985. Saya suka berkawan dengan siapa saja, terutama mereka yang terbiasa dengan kebiasaan aktivitas pendidikan dan sosial. Saya berusaha untuk belajar dari orang lain. Bagi saya semua orang adalah guru saya. Moto hidup saya adalah “Khairunnas Anfa’uhum Linnas” Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaat bagi orang lain. Silahkan berkunjung di Website saya di: www.saifudinmadugo.com | www.saifudincomputer.com | www.servicelaptoppanggilan.com atau blognya di: www.saifudin-madugo.blogspot.co.id Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua… untuk terus selalu memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita. Aamiin. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Regards Sefudin

Check Also

Dovizioso Menyesal Tak Bisa Duel dengan Rossi di GP San Marino

Ada penyesalan di dalam diri pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, jelang MotoGP San Marino di Sirkuit Misano akhir pekan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *